Dalam al Quran cukup banyak ayat yang menggambarkan sikap kaum mu'min . Dalam Q.S. An-Nur [24]; 51-52, ayat ini termasuk salah satu di antaranya. Oleh ayat ini karakter kaum mu'min digambarkan bersikap sami'na wa atha'na (kami mendengar dan kami ta'at) terhadap seruan dan segala keputusan syari'ah. Mendengar dan ta'at adalah dua sifat yang melekat secara bersama-sama pada diri kaum mu'min.
Mendengar adalah salah satu metode paling penting untuk memahami sebuah seruan . jika tidak mendengar dan menyimak sebuah seruan, mustahil seseorang bisa memenuhi seruan itu, dan pemahaman atas sebuah seruan menjadi kunci utama untuk melaksanakan sebuah seruan Allah Swt, dan ketika al Quran di bacakan di perintahkan agar mendengarkanya dengan baik dan memperhatikanya dengan tenang, tidak aneh jika kesedian mendengar dan memahami seruan syariah itu menjadi salah satu karakter utama kaum mu'min. Mereka berupaya sungguh-sungguh untuk mendengar dan menyimak setiap seruan syariah hingga memperoleh kesimpulan yang benar.
Karakter ini bertolak belakang dengan karakter kaum kafir. Mereka memang memiliki akal mata dan telinga, tetapi mereka tidak mau menggunakan semua perangkat itu untuk memahami ayat Allah swt. dan mereka sangat enggan atau bahkan menolak untuk mendengarkan seruan Allah Swt. dan RosulNya karena ditelinga mereka seolah ada sumbatan yang membuat mereka tidak bisa mendengarnya.
Tidak sebatas mendengarkan seruan syariah, karakter mu'min juga bersedia untuk mentaatinya mereka menta'ati dan mengikuti ketetapan syari'ah tanpa menimbang dengan akal dan nafsunya, Apakah ketetapan syariah itu menguntungkan atau merugikan mereka, menyenangkan atau menyusahkan mereka. Mereka siap menerima dengan lapang dada apapun keputusan syariah.
Siapapun yang mengaku beriman maka keimananya harus diwujudkan dalam bentuk amal sholeh, amal yang sejalan dengan syari'ah dan dilandasi dengan niat ikhlas mencari keridhaaNya. Al Quran banyak menjelaskan iman dan amal sholeh secara beriringan dan mengaitkan amal perbuatan dengan keimanan, jadi hasilnya sami'na wa atha'na memang benar-benar merupakan karakter ciri khas mu'min yang membedakan dengan kaum kafir ,fasiq ,munafiq dan dzolim. .[as]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


2 komentar:
Silahkan tinggalkan komentar anda....
Silahkan tinggalkan komentar anda....
Posting Komentar